4 Tips Jika Bisnis Bersama Teman

Sudah tidak dapat dipungkiri kenyataan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan orang lain untuk hidup. kebutuhan akan orang lain itu terwujud dalam bentuk kepercayaan.

Berbisnis tentu takkan terlepas dari kepercayaan. Kepercayaan yang bisa dibangun oleh dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan cara pandang, ide, serta saling melengkapi kekurangan dan kelemahan masing-masing, serta kepercayaan itu sendiri.

Sayangnya, yang seringkali terjadi adalah kepercayaan masing-masing partner bisnis di kemudian hari bakalan semakin menipis, bahkan hilang sama sekali. Umumnya hal itu terjadi karena ego masing-masing pihak, serta lalai membuat aturan main bersama sejak awal bisnis dibangun. Akibatnya, bisnis hancur, dan karyawan yang menggantungkan diri pada perusahaan, terpaksa kehilangan pekerjaan.

Simak 4 tips jika bisnis bersama teman sebagai partner bisnis bisa langgeng dan dapat semakin maju:

Bicarakan Sejak Awal

Salah satu kesalahan dalam berbisnis bersama teman adalah prinsip bagaimana nantinya saja. Padahal membicarakan banyak hal sejak awal adalah kunci agar masing-masing pihak mengetahui batasan yang telah ditetapkan bersama.

Baca Juga:  27 Cara Agar Blog Selalu Ramai Dikunjungi

Pemodalan

Hal ini tentu hal penting. Tapi yang tak kalah penting adalah bagaimana cara modal itu akan dikumpulkan. Pertanyaan ini berhubungan dengan soal pembagian keuntungan di kemudian hari, tata cara pembelian saham perusahaan, dan sebagainya.

Bagi Tugas

Lima orang brilian dengan ide-ide cemerlang, bekerja di satu bidang, tentu bukan langkah pintar. Sejak awal harus ditentukan fungsi masing-masing orang sesuai dengan kompetensi, atau tantang partner bisnis untuk belajar hal baru yang dapat mendukung bisnis baru tersebut, sehingga masing-masing partner punya learning curve yang sedikit banyak sama.

Tenaga Ahli

Kalau langkah di atas tidak berhasil, tak ada salahnya untuk merekrut tenaga ahli. Hal terpenting adalah membangun sistem pelaporan dan pengawasan untuk mencegah manipulasi di kemudian hari oleh tenaga ahli. Lebih bagus lagi kalau seiring berjalannya waktu Anda dan partner bisnis mempelajari hal itu juga.